Monday, February 7, 2011

Desain Rumah dari Bahan Daur Ulang


Rumah yang terlihat estetis tidak harus selalu menggunakan material baru. Ada beberapa bagian rumah yang bisa diaplikasi dengan menggunakan material recyle. Misal bagian rumah yang memanfaatkan kayu seperti kusen, pintu, partisi, batu bata, dan lainnya. Namun demikian tidak semua material recycle dapat digunakan hingga 100%. Material baru seperti pasir, semen, acian dan lain-lain tetap dibutuhkan untuk mempermudah pembangunan. Konsep rumah dari material recycle, tentu lebih mudah dijangkau masyarakat.

Tuesday, February 1, 2011

Tren Desain Rumah Tahun 2011


Diramalkan bahwa tren desain rumah di tahun 2010 masih berkelanjutan di tahun 2011. Dengan lebih mendominasi pada desain rumah minimalis, baik itu desain eksterior dan desain interior. Mungkin sedikit perubahan pada rumah minimalis pada tren 2010 ke 2011. Perubahan tersebut pada warna rumah minimalis.

Monday, January 17, 2011

Beragam Jenis Lantai Parket

Sesuai namanya, parket dibuat dari bahan dasar kayu. Para desainer interior menjadikannya sebgai penutup lantai. Lantai parket dimanfaatkan untuk gedung perkantoran, hotel, apartemen, dan rumah tinggal. Khusus untuk rumah tinggal, lantai parket merupakan bahan yang tepat ditempatkan pada area yang membutuhkan kesan hangat dan alami. Lain halnya dengan keramik yang cenderung menghasilkan nuansa yang dingin, sehingga dapat ditempatkan pada semua area rumah. Di Indonesia cukup banyak produsen yang menghasilkan lantai parket.

Monday, January 3, 2011

Kiat Taman Pada Rumah Tampil Memikat

Memiliki taman asri, resik, dan sukses membuat decak kagum pelirirknya, tentu menjadi dambaan setiap pemililk hunian. Tak jarang, muka taman dipoles sedemikian rupa dengan rancangan unik ditunjang dengan biaya sedikit, demi memuaskan hasrat si empunya. Namun sayang, ekspresi keindahan taman acapkali hanya dapat dinikmati 1-2 tahun awal saja, sisa waktu taman seolah tak lagi menarik. Apa sebabnya? Pemeliharaan kontinyu  sebagai ujung tombak keberlangsungan taman kerap diabaikan. Padahal tanpa pemeliharan, taman berdesain terindah sekalipun bakal bak semak belukar semata.
Berikut 9 kiat jitu yang sebaiknya anda terapkan guna menjaga kemolekan taman. Meskipun membutuhkan waktu, dana, dan ketelatenan ekstra, tampilan memukau taman di setiap momen pasti menjadi imbalan tak ternilai.

Sunday, December 26, 2010

4 Cara Menghidupkan Sudut Ruangan

Seringkali sebuah sudut menjadi ruang yang mati. Sudut ruang itu jarang diolah. Sedikitnya hanya menjadi tempat untuk meletakkan furnitur. Padahal dalam sebuah ruangan, sudut memiliki kekuatan visual yang besar. Sudut ruangan dapat menjadi vista (penanda) dari sebuah ruang. Apabila anda bisa mengolahnya, ruangan pun semakin berciri dan bisa dibanggakan.Empat desain sudut di bawah ini dapat dijadikan inspirasi dan contoh olahan sudut tersebut dapat menarik bagi rumah anda.

Sunday, December 12, 2010

Bangun Rumah Secara Sehat

Definisi tentang rumah sehat dimulai dari proses perancangannya, kemudian ke pengerjaan atau pembangunannya, sampai ketika dihuni dan dirawat secara berkala. Untuk Kriteria Rumah Sehat menurut Heinz Frick, arsitek dan pengajar pada Unika Soegijopranoto, Semarang, setidaknya ada 10 standar atau rumah yang dikatakan sehat. Di antara 10 patokan tersebut, yang terutama harus mendapatkan perhatian adalah

Friday, December 3, 2010

Tips Mempercantik Dinding

Sebagai elemen vertikal sebuah ruang, dinding memilik fungsi utama sebagai pembatas. Di samping itu, dinding juga berfungsi untuk memperjelas teritori dan membentu atmosfer ruangan. Melalui pengolahan dinding, akan tercipta suasana hangat, akrab dan nyaman dalam sebuah ruangan. Padu padan material dinding juga bisa menampilkan kesan ekspresi dalam sebuah ruangan, misalnya untuk memberi kesan luas atau menampilkan sentuhan interior tertentu.
Pengolahan dinding bisa dilakukan dengan banyak cara. Mulai dari aplikasi keramik, walpaper, panel hingga bermain warna, motif dan tekstur. Dinding juga bisa menampilkan ekspos yang memberi kesan alami.
Yang perlu dicermati, pemakaian material penutup dinding, harus mempertimbangkan fungsi ruang. Semisal di ruang keluarga, ruang tamu atau kamar tidur, aplikasi wallpaper akan menciptakan suasana ruang. Sebaliknya, hindari penggunaan wallpaper di kamar mandi atau area yang cenderung basah dan lembab, karena walpaper cenderung tidak tahan air.